^Back To Top

foto1 foto2 foto3 foto4 foto5


Selamat Datang

Di Website Resmi

SMA Negeri 1 Jatirogo

Media Informasi dan Komunikasi

www.smanjatirogo.sch.id

Get Adobe Flash player

Login Form

Lalu lintas Pengunjung

4.png5.png4.png9.png1.png9.png
Today91
Yesterday493
This week584
This month8906
Total454919

Info Pengunjung

  • IP: 18.97.9.169
  • Browser: unknown
  • Browser Version: unknown
  • Operating System: unknown

Anda Pengunjung Ke

3
Online

Selasa, 17 Maret 2026

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

I. PERSYARATAN PPDB

a. PPDB dilaksanaan secara objektif, transparan dan akuntabel.

b. PPDB sebagaimana dimaksud pada huruf (a) dilakukan tanpa diskriminasi

    kecuali bagi sekolah yang secara khusus dirancang untuk melayani peserta

    didik dari kelompok gender atau agama tertentu.

c. Calon peserta didik baru SMA berusia paling tinggi 21 (dua puluh 

    satu) tahun pada tanggal 1 Juli 2022 dengan dibuktikan akta kelahiran

    atau surat keterangan lahir yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang 

    dan dilegalisasi oleh lurah/kepala desa yang berwenang sesuai dengan 

    domisili calon peserta didik baru.

d. Calon peserta didik baru jenjang SMA telah menyelesaikan

    kelas 9 (sembilan) SMP, MTs, atau bentuk lain yang sederajat atau

    lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama atau setara SMP atau MTs

    dibuktikan dengan ijazah atau dokumen lain yang menyatakan kelulusan 

    misalnya surat keterangan lulus.

e. Calon peserta didik baru jenjang SMA merupakan lulusan

    SMP, MTs, atau bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar

    yang diakui sama atau setara SMP atau MTs tahun 2022 atau lulusan

    tahun sebelumnya.

f.  Calon peserta didik baru jenjang SMA wajib terdaftar dalam 

    Kartu Keluarga yang diterbitkan paling singkat 1 (satu) tahun sebelum 

    tanggal pendaftaran Tahap I PPDB tahun 2022 tanggal 20 Juni 2022, 

    dengan memanfaatkan data kependudukan dan catatan sipil yang 

    disediakan oleh Kementerian Dalam Negeri.

g. Dalam hal kartu keluarga sebagaimana dimaksud pada huruf (f) tidak 

    dimiliki oleh calon peserta didik baru karena keadaan tertentu, maka

    dapat diganti dengan surat keterangan domisili yang diterbitkan oleh

    lurah/kepala desa atau pejabat setempat lain yang berwenang tanpa 

    dibatasi masa mulai berdomisili, dan melampirkan foto copy surat 

    keputusan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 

    setempat tentang status keadaan bencana.

h. Keadaan tertentu sebagaimana dimaksud pada huruf (g) meliputi:

    1. bencana alam; dan/atau

    2. bencana sosial, di antaranya pengungsi akibat kerusuhan atau 

        konflik sosial.

Catatan:

    Menurut Undang-Undang No. 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana,

    disebutkan ada tiga jenis bencana, yakni bencana alam, nonalam dan 

    sosial. Bencana Non alam diakibatkan oleh rangkaian peristiwa nonalam 

    berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi, pandemi dan 

    wabah penyakit. Wabah Corona Virus Disease (Covid-19) dikategorikan 

    masuk dalam bencana nonalam.

i.  Untuk Kartu Keluarga Baru yang diterbitkan kurang dari 1 (satu) tahun karena

    sesuatu hal, harus dilampiri Surat Keterangan yang dikeluarkan oleh Ketua

    RT serta diketahui oleh Ketua RW dan Kepala Desa/Lurah setempat sesuai

    dengan Kartu Keluarga Baru, dengan disertai penjelasan alasan perubahan 

     Kartu Keluarga. Sesuatu hal meliputi:

    1.  Kartu Keluarga Baru karena penambahan/pengurangan anggota

         keluarga selain calon peserta didik baru, dengan penjelasan bahwa

         calon peserta didik baru telah masuk dalam Kartu Keluarga paling singkat

         1 (satu) tahun sebelum tanggal pendaftaran Tahap I PPDB tahun 2022; dan

     2.  Kartu Keluarga Baru karena pindah rumah, dengan penjelasan bahwa 

          calon peserta didik baru adalah anak kandung.

j.  Bagi calon peserta didik baru dari Pondok Pesantren/Panti Asuhan/Panti 

    Sosial mengikuti tempat kedudukan lembaga, dibuktikan dengan Surat Keterangan

    dari Lembaga.

l.   Persyaratan usia sebagaimana dimaksud pada huruf (c) dikecualikan untuk

     sekolah dengan kriteria:

     1. Menyelenggarakan pendidikan khusus;

     2. Menyelenggarakan pendidikan layanan khusus;

     3. Sekolah di wilayah Kepulauan, Pegunungan, dan Pedalaman;

     4. Sekolah di daerah yang jumlah penduduk usia sekolah tidak dapat 

         memenuhi ketentuan jumlah peserta didik dalam 1 (satu) rombongan belajar.

m. Calon peserta didik baru penyandang disabilitas telah menyelesaikan jenjang 

     SMP/bentuk lain yang sederajat atau lanjutan dari hasil belajar yang diakui sama

     atau setara SMP atau MTs.

n.  Calon peserta didik baru jalur penyandang disabilitas mempunyai hasil asesmen 

     awal (Asesmen fisik/Psikologis, Akademik, Fungsional, Sensorik dan Motorik oleh

     Psikolog, Psikiater, Dokter Spesialis) dan surat keterangan dari Kepala Sekolah

     asal yang menerangkan kelompok difabel siswa.

o.  Calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) SMA yang berasal dari

     sekolah di luar negeri selain memenuhi persyaratan pada huruf (c) dan (d)

     harus mendapatkan surat rekomendasi izin belajar, dan permohonan surat 

     rekomendasi izin belajar disampaikan kepada direktur jenderal yang membidangi 

     pendidikan anak usia dini, pendidikan dasar, dan pendidikan menengah

     untuk calon peserta didik baru SMA

p.  Bagi sekolah yang menerima peserta didik warga negara asing wajib 

     menyelenggarakan matrikulasi Pendidikan Bahasa Indonesia paling singkat 6

     (enam) bulan yang diselenggarakan oleh sekolah yang bersangkutan.

q.  Dalam hal sekolah yang menerima peserta didik warga negara asing tidak 

     melaksanakan kewajiban sebagaimana dimaksud pada huruf (p) dikenai sanksi 

     administratif berupa peringatan tertulis.

r.   Calon peserta didik baru, tidak sedang terlibat dalam tindak pidana dan 

     penyalahgunaan narkoba, tidak bertato dan/atau tidak bertindik bagi calon

     peserta didik baru laki-laki, dan tidak bertindik bukan pada tempatnya bagi

     calon peserta didik baru wanita, dengan mengisi isian surat pernyataan.

Penilaian: 0 / 5

Nonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan BintangNonaktifkan Bintang

KETENTUAN UMUM PPDB JATIM 2021 

A. Pendaftaran PPDB melalui jalur

1. Afirmasi (minimal 15%), : 7% tidak mampu, 5% anak buruh, dan 3% penyandang

    disabilitaS

2. Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali (maksimal 5%)

3. Prestasi Hasil Lomba (5%), : 2% lomba akademik, 3% lomba non-akademik

4. Prestasi Nilai Akademik (25%).

5. Zonasi (minimal 50%),

 B.   Bagi peserta didik yang tidak memiliki Kartu Keluarga karena Keadaan Tertentu,

       dapat digantikan dengan Surat Keterangan Domisili. Keadaan Tertentu yang

       dimaksud meliput :

       1. Bencana Alam, dan/atau

       2. Bencana Sosial (diantaranya pengungsi akibat kerusuhan atau konflik sosial).

Catatan:

Menurut  Undang-Undang No. 24/2007 tentang Penanggulangan Bencana, disebutkan

ada tiga jenis bencana, yakni bencana alam, non alam dan sosial. Bencana Non-alam

diakibatkan oleh rangkaian peristiwa non alam berupa gagal teknologi, gagal

modernisasi, epidemi, pandemi dan wabah penyakit. Wabah Corona Virus/Covid-19

dikategorikan masuk dalam bencana non alam (pandemi).

Catatan Sekolah